Minggu, 28 Januari 2018

MOOD CEWEK

“Kamu kenapa sih hari ini?”, seorang laki-laki bertanya penuh ketidaktahuan.
“Nggak papa, kamu nyebelin banget sih hari ini!” kekasihnya menim

pali jutek.
“Apa salahku,kalau ada salah aku minta maaf.. Tadi kamu baik-baik aja perasaan” dalam hati laki-laki itu bingung harus bagaimana.
“Hmm iya... trus kenapa kamu minta maaf kalo gitu?”
“Katanya aku nyebelin”
“Oh iya, emang kamu nyebelin sih..banget..”
“Tapi aku nyebelin dimananya?”
“ngg....ng...dimana yaa..pokonya kamu nyebelin! Gak percaya kalau nyebelin, mau putus ?”

Padahal sesungguhnya laki-laki itu memang tidak melakukan kesalahan apa-apa terhadap wanitanya lhoh.hehe. 
Nah, Kalau sudah menunjukkan tanda-tanda suasana hati yang labil padahal sebenarnya memang tidak ada masalah diantara kamu dan dia, memang langkah terbaik untuk laki-laki (untuk kasus seperti diatas) adalah mengalah daripada terjadi perang dingin yang tidak akan membuatmu (kaum laki-laki) menang telak. Memang, masalah bukan karena kamu, tetapi masalah ada dalam diri wanita itu sendiri. Jadi, tidak perlu bertanya seribu kali dalam hati “Did I do something wrong?what happen with you?”. Percuma.
Mood atau suasana hati khususnya pada wanita yang sering berubah-ubah bukan karena selalu karena kamu, laki-laki. Tetapi sesuatu telah terjadi dalam tubuhnya. Ya, secara ilmiah perubahan suasana hati wanita dapat dijelaskan.
Karena Wanita Akan Kedatangan Tamu
Seorang wanita yang sudah memasuki masa pubertas akan kedatangan tamu tiap bulan yang bernama menstruasi atau haid. Tamu ini tidak datang hanya mengetok pintu lalu bicara sebentar lantas pulang setelah selesai urusan, tidak. Tamu bulanan ini akan menginap dan berlangsung rata-rata sekitar 5 hari(an) dan paling lama 15 hari. Pada saat menstruasi ini, darah yang keluar antara 10-80 ml.
Menstruasi tidak sendiri, dia membawa teman-teman lainnya yang disebut dengan hormon seks yaitu estrogen dan progestoren. Kedua hormon ini selain berpengaruh pada siklus bulanan juga berperan dalam perubahan suasana hati. Saat menstruasi, kedua hormon berada di kadar paling rendah.
Setelah masa menstruasi berakhir, hormon estrogen akan kembali meningkat. Meningkatnya estrogen   akan membuat wanita merasa lebih baik. Makin lama, hormon estrogen yang terus meningkat akan mencapai puncaknya dan mengakibatkan wanita merasakan perasaan yang paling menyenangkan diantara hari-hari lainnya.
Namun semua akan mulai berubah ketika  ovulasi ( pelepasan sel telur) datang, kadar estrogen akan mulai menurun bersamaan dengan itu kadar progestoren justru makin meningkat. Inilah yang menyebabkan suasana hati kemudian tidak karuan. Rasa ragu dan gelisah , tiba-tiba murung dan atau kesal tiba-tiba datang bersamaan.
Disaat seperti itu, kalian akan merasakan suasana hati yang makin lebih tidak karuan. Namun hal ini lambat laun akan menghilang  bersamaan dengan progesteron yang mulai menurun dan datangnya tamu bulanan, menstruasi. Sakit dan nyeri menstruasi juga berangsur-angsur menghilang selama siklus kok . Inilah yang membuat kalian menjadi lebih baik secara emosional dan fisik setelah tamu bulanan kalian pamit pulang
Dari sini kita bisa ambil kesimpulan, bahwa peningkatan estrogen akan membbuat suasana hati lebih baik. Sedangkan untuk progesteron, sebaliknya . Progesteron diyakini bertanggung jawab atas gejala Pre Menstruasi Sindrome (PMS). untuk itu, kalau wanita lagi PMS, Laki-laki tolong mengertilah.
Nah, sekarang sudah tahu kan? Ternyata karena adanya ketidakseimbangan kedua hormon tersebut  di dalam tubuh, yang akhirnya membawa suasana hati yang seperti roller coaster, naik-turun-naik. Selain itu, ketidaksimbangan hormon tersebut ternyata juga berpengaruh terhadap serotonin (hormon yang membuat kita bahagia) .
Ada lagi nih alasan ilmiah kenapa saat menjelang kedatangan tamu wanita akan merasa ingin makan ini itu. Dalam sebuah penelitian terbaru dari the International Journal of Eating Disorders telah diketahui juga bahwa ada efek langsung hormon seks tersebut pada nafsu makan dan citra tubuh yaitu adanya ketidakpuasan tubuh yang mencapai puncaknya selama pra-menstruasi ( fase luteal) dimana saat kadar progesteron meningkat.
Buat para wanita yang akan menjelang periodenya, tidak salah nih untuk mengatakan yang sebeneranya kalau ditanya "Kamu kenapa sih jadi moody gini?". Jawablah dengan ilmiah,"Status darurat,Kadar progesteronku lagi naik, estrogen makin turun..." Makannya laki-laki juga harus tahu tentang ini.
Anyway, untuk para wanita, jangan jadikan alasan “hormon” melulu sebagai kunci jawaban setiap saat yah, kan semua ada waktunya. Wanita memang ingin selalu dimengerti namun laki-laki juga ingin diberi pengertian yang benar juga.
Semoga, kesalahpahaman tidak terjadi lagi.. 

SELAMAT MENIKMATI BLOG SAYA :

4 komentar: